Mandiri semesta properti, jual beli rumah area tangerang

Ingin Membeli Rumah Baru Atau Rumah Bekas ?

Apakah Anda ingin memiliki rumah sendiri atau sekedar ingin berinvestasi? Membeli rumah memang merupakan investasi yang menguntungkan. Selain bisa disewakan, rumah bisa juga ditempat sendiri bersama keluarga, dan lebih serunya lagi adalah karena harga rumah akan terus meningkat dari tahun ke tahun.
gambar : liputan6.com

Mau beli rumah baru atau rumah bekas, semua bisa dilakukan dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Apa sebenarnya perbedaan dari dua hal ini? Berikut kami berikan perbandingannya.
Apakah Anda ingin memiliki rumah sendiri atau sekedar ingin berinvestasi? Membeli rumah memang merupakan investasi yang menguntungkan. Selain bisa disewakan, rumah bisa juga ditempat sendiri bersama keluarga, dan lebih serunya lagi adalah karena harga rumah akan terus meningkat dari tahun ke tahun.
Melihat betapa menguntungkannya berinvestasi dalam bentuk pembelian rumah, tidaklah heran jika permintaan akan rumah sangatlah tinggi di rumah. (Baca: 5 Cara Sukses Ajukan KPR)
Jika Anda sudah memiliki cukup simpanan untuk membeli rumah, pertanyaan ini pasti akan muncul di benak Anda: beli rumah baru atau beli rumah bekas saja? Jika membeli rumah baru, apa saja keuntungan yang bisa Anda dapat? Jika membeli rumah bekas, apa keuntungannya?

RUMAH BEKAS

  • Harga Relatif Lebih Murah

  • Jika dibandingkan dengan membeli rumah baru, biasanya harga rumah bekas lebih murah. Artinya, dengan jumlah uang yang sama Anda bisa membeli rumah bekas dengan luasan yang lebih besar dari rumah yang benar-benar baru.

    • Lingkungan Sudah Terbentuk


    Membeli rumah bekas berarti membeli sebuah rumah yang pernah ditempati oleh pemilik sebelumnya. Dengan demikian, rumah bekas berada di lingkungan dengan fasilitas sosial yang biasnaya sudah lengkap. Di kiri kanan sudah ada tetangga, misalnya. Anda juga bisa melihat fasilitas olahraga atau tempat ibadah di lingkungan tersebut. Anda juga bisa bertanya pada penduduk yang tinggal di sekitar rumah Anda tentang kondisi rumah dan lingkungan.

    • Siap Ditempati

    Salah satu keuntungan membeli rumah bekas adalah berbagai macam kebutuhan sudah ditangani oleh pemilik lama. Anda tidak perlu repot memasang sambungan telepon, jaringan listrik, atau air bersih. Anda juga tidak perlu menunggu lama-lama untuk membuat sertifikat rumah. Anda tinggal melakukan balik nama dari sertifikat milik pemilik lama.
    • Keamanan Tanggung Jawab Bersama

    Rumah bekas biasanya berada di lingkungan yang terbuka sehingga akses dari luar lingkungan relatif bebas. Karena itu, keamanan rumah Anda juga tidak begitu terjamin. Untuk meningkatkan keamanan, biasanya lingkungan akan membentuk sistem keamanan keliling (siskamling).
    • Tidak Sesuai Keinginan

    Kecuali rumah bekas Anda mengalami renovasi, kemungkinan besar Anda akan mendapatkan bangunan bermodel lama. Jika Anda lebih menyukai model minimalis, maka Anda harus menyisihkan dana untuk melakukan renovasi sendiri. Kemungkinan rumah mengalami kerusakan juga besar karena rumah sudah ditempati cukup lama. 

    RUMAH BARU

    • Keamanan Terjamin

    Rumah baru zaman sekarang biasanya berada dalam kelompok-kelompok kecil (cluster). Rumah dalam cluster biasanya hanya memiliki satu gerbang dan memiliki petugas keamanan yang bekerja 24 jam. Dengan demikian, keamanan rumah jelas terjaga. Lalu lintas di depan rumah juga tidak padat dan ramai sehingga relatif lebih aman untuk bermain anak atau hewan peliharaan.
    • Garansi

    Seperti halnya barang elektronik, rumah baru biasanya juga memiliki masa garansi. Hal ini menguntungkan juga seandainya dalam masa garansi yang diberikan rumah Anda mengalami masalah seperti retak atau roboh, Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk memperbaikinya. Anda tinggal mengurus klaimnya.
    • Rumah dan Lingkungan Belum Terbentuk

    Karena Anda membeli rumah yang benar-benar baru, ada kemungkinan bahwa Anda belum memiliki tetangga dan fasilitas sosial lainnya. Jangankan tetangga, rumah saja belum terbangun. Membentuk lingkungan yang kondusif nantinya akan menjadi tanggung jawab Anda dan tetangga Anda. Ada baiknya Anda juga memastikan fasilitas-fasilitas rumah seperti air, listrik, dan telepon kepada pengembang. Bisa jadi pengembang akan mengurusnya untuk Anda, namun bisa juga Anda harus mengurusnya sendiri. Jangan lupa untuk menanyakan masalha sertifikat pada pengembang Anda.


Penulis : CekAja.com
sumber : cekaja.com




Blog, Updated at: 09.09
====================================
Cari Properti Berdasarkan Kategori :
Tipe Properti :

Harga :

Status :

====================================